Saat aku ingin menjadi dosen,
Allah memberiku kelas sebagai trainer,
yg waktu kerjanya hanya 5 hari, bukan 5 bulan.
Tidak ada UTS dan UAS yg terasa sedikit merepotkan.
Juga pendapatan 3 sampai 100x lipat sebagai penghargaan.
Allah memberiku kelas sebagai trainer,
yg waktu kerjanya hanya 5 hari, bukan 5 bulan.
Tidak ada UTS dan UAS yg terasa sedikit merepotkan.
Juga pendapatan 3 sampai 100x lipat sebagai penghargaan.
Saat aku merindukan pantai Ancol,
Allah memberiku pantai Perawan.
Tidak hanya dapat memandangi matahari pergi,
aku juga diizinkan menikmati
keindahan matahari kembali.
Bulan yang cahayanya purnama!
Laut yg birunya mempesona!
Hamparan alang-alang di kiri dan kanan
jalanan desa yg temaram perlahan.
Pohonan yg meranggas,
membuat lukisan senja
terasa lebih dari sempurna.
Allah memberiku pantai Perawan.
Tidak hanya dapat memandangi matahari pergi,
aku juga diizinkan menikmati
keindahan matahari kembali.
Bulan yang cahayanya purnama!
Laut yg birunya mempesona!
Hamparan alang-alang di kiri dan kanan
jalanan desa yg temaram perlahan.
Pohonan yg meranggas,
membuat lukisan senja
terasa lebih dari sempurna.
Teringat kalimat hadits yg meng-haru!
"Bila kamu tahu bagaimana Allah mengatur urusanmu,
maka hatimu akan meleleh karenanya!"
Lalu bagaimana bisa,
Saat Allah telah betul2
begitu memperhatikanku,
seolah2 aku adalah hamba satu2_Nya,
mengapa hati dan pikiran ini
masih saja sering pergi!
"Bila kamu tahu bagaimana Allah mengatur urusanmu,
maka hatimu akan meleleh karenanya!"
Lalu bagaimana bisa,
Saat Allah telah betul2
begitu memperhatikanku,
seolah2 aku adalah hamba satu2_Nya,
mengapa hati dan pikiran ini
masih saja sering pergi!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar