Senin, 21 September 2015

Tentang Kamu

Akhirnya waktu yang kita aturkan, 
untuk sebuah pertemuan,
berlalu tanpa perjumpaan. 
Kamu masih bergelut
dengan tumpukan
kesibukan di pekerjaan.
Hanya ceritamu mengabarkan,
bahwa ragamu sering kelelahan.
Rasa panas dingin yang akhirnya
terpaksa kau nikmati sebagai sebuah penyelesaian. 

Masalah di rumah
sebagai tambahan keruwetan pikiran
yg seolah bergulir tiada akhir.


Iya,
semuanya kau bingkai
dalam sebuah tawa
yang kau ceritakan seolah tanpa beban.
Aku cukup mengerti,
di sana,
di luasnya samudra hatimu
pada cakrawala cinta tanpa batas,
ada setetes luka!
Yg membuat segenap kejernihanmu
merah berdarah!

Lalu pada satu pelukan
yang aku kirimkan pada kerinduan!
Begitulah caraku mendekapmu
mengembalikan kebahagiaan,
pada tahtanya,
di sebuah getaran yg sama,
di hatimu!

Kepadamu yg merasa,
betapa persahabatan kita,
adalah
Cinta!

25 Agustus 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar